Rabu, 04 Desember 2019

              PRAKTIKUM (LUMUT, BUNGA,  AIR
             KOTOR,  DAN BATANG MUDA)
               NAMA :MERLINDA. N. KAPRESSY
                    PRODI :BIOLOGI
                           KELAS:1.A



Alat : mikroskop

Bahan: lumut, bunga, air kotor,  dan batang                      mudah


   1. LUMUT


Lumut dimasukkan ke dalam jenis tumbuhan yang berpembuluh. Difusi air dan nutrisi pada lumut dilakukan seacara lambat melalui jaringan di tubuh lumut yang saling berhubungan. Oleh karena itu ukuran tubuhnya terbatas. Pada divisi Bryophyta belum dapat dibedakan antara daun, batang dan juga akar. Akan tetapi telah memiliki klorofil yang yang digolongkan ke dalam regnum plantae. Tumbuhan lumut merupakan tumbuhan peralihan dari air ke daratan. Saat berkembangbiak lumut masih memiliki air, sperma memiliki flagel dan harus berenang dari anteridium ke arkegonium untuk membuahi sel telur. Sebagian besar lumut tidak memiliki pembuluh, maka ketika air mengalir ke hamparan lumut, air akan meresap dan menyerap ke seluruh tubuh melalui difusi yang lebih lambat. Oleh karena itu habitat yang umum untuk lumut adalah tempat yang lembab dan juga teduh.


2 BUNGA
Bunga merupakan modifikasi dari batang dengan bagian-bagiannya yang merupakan daun khusus, berfungsi sebagai alat reproduktif. Pada tumbuhan berbunga dapat menghasilkan bunga yang beragan bentuk, ukuran, warna dan bau tergantung dari spesiesnya. Pada hakikatnya bunga dapat dibedakan atas bunga lengkap dan bunga tidak lengkap. Bunga lengkap adalah bunga dengan memiliki komponen-komponen yaitu daun bunga; sepala/calix dan petala/corolla. Benang sari yang terdiri dari tangkai/ filament dan kepala sari/anther. Putik yang terdiri daribakal buah/ovary, tangkai putik/style, kepala putik/stigma.


3.AIR

     untuk meniliti hasil yang ada di dalam
.     Air kotor tersebut dan
      Hasil yang kita dapt dalam air tersebut
        Terlihat di dlm terdapat bacterry

     













4.batang mudah 

Batang merupakan sumbu dengan daun yang melekat padanya. Batang berperan untuk mendukung bagian tumbuhan di atas tanah, selain itu juga sebagai alat transportasi yaitu jalan pengangkutan air dan zat makanan dari akarke daun dan jalan pengangkutan hasil asimilasi dari daun ke bagian lain, baik ada yang di bawah maupun di atas tanah (Savitri, 2008).
Batang adalah satu bagian terpenting bagi tumbuhan, srtuktur batang tumbuhan pembuluh sangat bervariasi. Pada dasarnya pada irisan melintang batang akan tampak tiga daerah pokok atau tiga system jaringan adalah epidermis, korteks dan stele. (silender pusat). Bagian sayatan melintang




Kamis, 21 November 2019

PRAKTIKUM TEKNIK LABORATORIUM PRODI BIOLOGI UNIMUDA ANALISIS DAN IBENTARISAS ALAT LABORATORIUM

       
               LPORAN PRAKTIKUM 1
ANALIS DAN INVENTARISASI ALAT BAHAN                              LABORATORIUM

NAMA:MERLINDA. NATASYA. KAPRESSY
KELAS:1 A
PRODI:BIOLOGI
SEMESTER :1



Prosedur kerja
1.indentifikasi nama alat yang Ada dalam                  laboratorium
2.catat jenis alat Dan bahan sesuai spisifikasinya
3.catat jenis alat dan bahan berdasarkan waktu      pengadaannya
4.isilah tabel berikut :
    TABEL ALAT
NO. NAMA ALAT.  UKURAN. MERK. JENIS BAHN
1.   Gelas ukur      10ml-2l.                      Kaca
2.   Erlenmeyer     50-500ml.   iwaki.    Kaca
3.   Gelas piala       25ml-3l.                    Kaca
4.  Rak tabung reaksi. 20x10cm.           Plastic
5.cawan penguap.   100 ml                      kaca
6.cawan petri           15 cm                       kaca

TABEL BAHAN
NO. NAMA BAHAN. UKURAN. MERK.    JENIS
1.Asam cuka              150 ml      ook           cair
2.alcohol                     300 ml.   One mod.   Cair
3.vidisep.                    30 ml. Kimia farma   Cair
4.Pasta cocopandan. 30ml.                         
5.larutan Hcl. O, IN.   100ml.                         Cair
6.kapas pembalut       500 gr.Asam husada. padat                 

Pengertian Neraca Analitik

Neraca Analitik atau yang sering disebut timbangan analitik merupakan sebuah alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur massa suatu zat, baik zat berbentuk padat maupun cair.
Neraca Analitik sangat mudah ditemukan setiap laboratorium, karena fungsi dan kegunaannya yang sangat pentingNeraca analitik (sering disebut “neraca laboratorium”) adalah jenis neraca yang dirancang untuk mengukur massa kecil dalam rentang sub-miligramNeraca 
analitik adalah jenis timbangan yang fungsinya mampu menimbang massa hingga ukuran milligram (1 gram=1000 mg)

Fungsi Neraca Analitik

Fungsi dari neraca analitik seperti yang telah dijelaskan di atas adalah untuk mengukur massa suatu zat. Zat yang bisa di ukur massanya bisa berupa zat padat maupun cair. Sebagian besar peneliti menggunakan neraca analitik untuk mengukur massa zat dengan ketelitian yang sangat tinggi. Ketelitian sebuah neraca analitik bahkan bisa mencapai hingga 0,0001 gram.
Beberapa neraca analitik bahkan memiliki fungsi yang sudah sangat lengkap. Bukan hanya menghitung massa suatu zat, tapi juga membuat prosentase massa zat terhadap zat lainya.

Bagian Mikroskop dan Fungsinya

Setelah memahami apa itu mikroskop, selanjutnya Anda perlu memahami bagian-bagian yang terdapat pada mikroskop beserta fungsinya. Hal ini berguna untuk meminimalisir kesalahan saat menggunakan mikroskop.
Jadi, sebelum Anda berlanjut menggunakan mikroskop, perlu mengenal dan memahami bagian serta fungsi dari mikroskop ini.
1.  Lensa okuler: berguna untuk memperbesar bayangan benda, dengan sifat bayangannya maya, tegak diperbesar.
2.  Tabung mikroskop: berguna untuk meneruskan cahaya dari lensa obyektif ke lensa okuler.
3.  Revolver: gunanya untuk mengganti lensa obyektif dengan perbesaran yang diinginkan.
4.  Lensa obyektif: gunanya untuk memperbesar bayanagn benda.
5.  Penjepit obyek: gunanya untuk menjepit kaca benda.
6.  Meja mikroskop: gunanya untuk meletakkan obyek.
7.  Cermin terdiri atas dua cermin, yaitu cermin cekung dan cermin datar. Fungsinya cermin cekung untuk mengumpulkan, mencari, dan mengarahkan sinar pada obyek yang diamati. Sedangkan cermin datar berfungsi untuk memantulkan cahaya apabila sumber cahaya cukup terang.
8.  Diafragma: mengatur banyak sedikitnya cahaya.
9.  Kaki mikroskop: penyangga mikroskop.
10. Lengan mikroskop: memegang mikroskop.
11. Pemutar kasar: memperjelas bayangan.
12. Pemutar halus: mempertajam bayangan